“Assalamu’alaikum..AKU pulang…!” [30/09/08 : 18.46 wib] bergegas aku mempercepat langkahku, membawa carrier bag berisi “amunisi”selama 10 hari, saat menjejakkan kaki di rumah mertua indah, ku lihat My Love sedang menidurkan Nay, “aku merindukan kalian!”batinku. Aku memang mendengar kabar bahwa Nay sempat sakit [mukanya bintik - bintik] dan ga mau makan, badannya lemes, katanya kangen ama Aby nya, walaupun aku ga habis pikir bagaimana Nay bisa merasakan itu, kulihat dia tertidur pulas, agak kurus memang, ku cium pipi dan keningnya sambil mendoakan doa sebelum tidur, semoga Allah menjaganya. Setelah itu baru Umy nya…
Besok lebaran. Ketika Nabi shallallahu alaihi wasallam tiba di Madinah, kaum Anshar memiliki dua hari istimewa, mereka bermain-main di dalamnya, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Allah telah memberi ganti bagi kalian dua hari yang jauh lebih baik, (yaitu) ‘Idul fitri dan ‘Idul Adha (HR. Abu Daud dan An-Nasa’i dengan sanad hasan). Hadits ini menunjukkan bahwa menampakka rasa suka cita di hari Raya adalah sunnah da disyari’atkan. Maka diperkenankan memperluas hari Raya tersebut secara menyeluruh kepada segenap kerabat dengan berbagai hal yang tidak diharamkan yang bisa mendatangkan kesegaran badan dan melegakan jiwa, tetapi tidak menjadikannya lupa untuk ta’at kepada Allah.
Dengan jubah putih , berjalan kaki serta didampingi Nay dan My Love, kita sholat ied di Alon – alon kota semua terlihat segar dan cerah, setelah rutinitas ibadah selesai kita kumpul di jalan RT (lebetulan depan rumah) dan saling bersalaman, selanjutnya sungkem ke bapak dan ibu. Dan kita sendiri saling memaafkan.
taqobawallohuwamingkum takobal yaa kariim…Amien
Komentar Terakhir