lebarAN

16 10 2008

“Assalamu’alaikum..AKU pulang…!” [30/09/08 : 18.46 wib] bergegas aku mempercepat langkahku, membawa carrier bag berisi “amunisi”selama 10 hari, saat menjejakkan kaki di rumah mertua indah, ku lihat My Love sedang menidurkan Nay, “aku merindukan kalian!”batinku. Aku memang mendengar kabar bahwa Nay sempat sakit [mukanya bintik - bintik] dan ga mau makan, badannya lemes, katanya kangen ama Aby nya, walaupun aku ga habis pikir bagaimana Nay bisa merasakan itu, kulihat dia tertidur pulas, agak kurus memang, ku cium pipi dan keningnya sambil mendoakan doa sebelum tidur, semoga Allah menjaganya. Setelah itu baru Umy nya… :)

Besok lebaran. Ketika Nabi shallallahu alaihi wasallam tiba di Madinah, kaum Anshar memiliki dua hari istimewa, mereka bermain-main di dalamnya, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Allah telah memberi ganti bagi kalian dua hari yang jauh lebih baik, (yaitu) ‘Idul fitri dan ‘Idul Adha (HR. Abu Daud dan An-Nasa’i dengan sanad hasan). Hadits ini menunjukkan bahwa menampakka rasa suka cita di hari Raya adalah sunnah da disyari’atkan. Maka diperkenankan memperluas hari Raya tersebut secara menyeluruh kepada segenap kerabat dengan berbagai hal yang tidak diharamkan yang bisa mendatangkan kesegaran badan dan melegakan jiwa, tetapi tidak menjadikannya lupa untuk ta’at kepada Allah.

Dengan jubah putih , berjalan kaki serta didampingi Nay dan My Love, kita sholat ied di Alon – alon kota semua terlihat segar dan cerah, setelah rutinitas ibadah selesai kita kumpul di jalan RT (lebetulan depan rumah) dan saling bersalaman, selanjutnya sungkem ke bapak dan ibu. Dan kita sendiri saling memaafkan.

taqobawallohuwamingkum takobal yaa kariim…Amien





Di PERSIMPANGAN [6,5 Km]

13 09 2008

Allahu akbar …!Allahu akbar…!

Adzan subuh sudah berkumandang, saatnya memenuhi kewajiban.!

“Eh Naila sudah bangun, tahu ya kalau hari ini mau jalan – jalan ” kataku sambil mencium pipinya.

“Umy mandi aja dulu, biar Nay ku mandikan!” kataku, maka ku siapkan segala pernak pernik (emang aksesoris) mandinya. Dan pagi itu 30/08/2008 :05.00 wib semua kesibukan terjadi, untung semua keperluan perjalanan sudah dipersiapkan sebelum tidur, jadi kami tidak begitu ribet berbenahnya. Dengan semangat 45 dan dibuai dengan udara dingin (kasihan Nay ya) 05.30 wib, kami berangkat. Dan sebelum jam 06.00 wib, kami sudah sampai di kantor, ternyata sudah banyak yang datang. Tanpa butuh waktu lama ternyata semua staff sudah kumpul (Dayat tidak ikut), eh kurang Pak Budi dan Mbak Sofie, ditunggu sampai jam 07.15 wib ternyata belum juga hadir jadi dengan segala kerendahan hati kami berangkat meninggalkan mereka. Hari ini semua ditemani keluarga kecuali Januar, Pak Subhan, Pak Prapto,dan Pak Yoga mereka merasa jadi bujangan, tapi terlepas itu semua, kita akan menikmati piknik hari ini.

Perjalanan panjang jauh dan melelahkan, Nay sangat menikmati perjalanan ini, untunglah dia tidak rewel (berkat bantuan mbak Aries dan Januar yang ikut gantian menggendong tentunya). 12.?? Wib sampai di Owabong. Kita berkumpul, bagi kado silang (aku dapat handuk) dan dapat kaos UNICEF dari mbak wiwik (thanx 4 that) karena ikutan kuisnya. Setelah kumpul akhirnya acara bersenang – senang, semua menyebar mencari kesenangannya sendiri, aku tertancap (kata bang hendra) di mushola bersama Nay and my lovely wife, istriku sebenarnya sudah ngijinin aku untuk gabung sama temen – temen, tapi aku lebih senang menghabiskan waktu dengan mereka, apalagi AUROT DIUMBAR DIMANA – MANA…!$%#%^&%*

Owabong selesai, semua senang, semua gembira (dapatkan ceritanya di http://irdyogyafamily.wordpress.com

Pukul 22.?? Wib sampai kantor, semua sudah merasa lelah, energi kita telah habis di perjalanan hari ini, satu persatu kita mulai berpamitan, ada beberapa kawan yang sudah turun di perjalanan, Satyo wife, Pak Sunoto,ibu Rah, Pak Prapto ,Mbak Wiwik and Husband (mas. Toni), dan akhirnya dengan perasaan sedih kita saling berpamitan dan mengucapkan maaf (malam yang sedih). Aku, Nay dan istriku menembus gelapnya malam menuju rumah kami tercinta.

Malam semakin larut, sepi, dingin dan membeku. Nay terlelap, istriku tertidur kecapean (tangannnya ampe bengkak), dan aku pun mencoba memejamkan mata, berdoa dan berucap “terima kasih Allah, telah Kau berikan aku hari – hari yang menyenangkan”..z..z..z..z