Allahu akbar …!Allahu akbar…!
Adzan subuh sudah berkumandang, saatnya memenuhi kewajiban.!
“Eh Naila sudah bangun, tahu ya kalau hari ini mau jalan – jalan ” kataku sambil mencium pipinya.
“Umy mandi aja dulu, biar Nay ku mandikan!” kataku, maka ku siapkan segala pernak pernik (emang aksesoris) mandinya. Dan pagi itu 30/08/2008 :05.00 wib semua kesibukan terjadi, untung semua keperluan perjalanan sudah dipersiapkan sebelum tidur, jadi kami tidak begitu ribet berbenahnya. Dengan semangat 45 dan dibuai dengan udara dingin (kasihan Nay ya) 05.30 wib, kami berangkat. Dan sebelum jam 06.00 wib, kami sudah sampai di kantor, ternyata sudah banyak yang datang. Tanpa butuh waktu lama ternyata semua staff sudah kumpul (Dayat tidak ikut), eh kurang Pak Budi dan Mbak Sofie, ditunggu sampai jam 07.15 wib ternyata belum juga hadir jadi dengan segala kerendahan hati kami berangkat meninggalkan mereka. Hari ini semua ditemani keluarga kecuali Januar, Pak Subhan, Pak Prapto,dan Pak Yoga mereka merasa jadi bujangan, tapi terlepas itu semua, kita akan menikmati piknik hari ini.
Perjalanan panjang jauh dan melelahkan, Nay sangat menikmati perjalanan ini, untunglah dia tidak rewel (berkat bantuan mbak Aries dan Januar yang ikut gantian menggendong tentunya). 12.?? Wib sampai di Owabong. Kita berkumpul, bagi kado silang (aku dapat handuk) dan dapat kaos UNICEF dari mbak wiwik (thanx 4 that) karena ikutan kuisnya. Setelah kumpul akhirnya acara bersenang – senang, semua menyebar mencari kesenangannya sendiri, aku tertancap (kata bang hendra) di mushola bersama Nay and my lovely wife, istriku sebenarnya sudah ngijinin aku untuk gabung sama temen – temen, tapi aku lebih senang menghabiskan waktu dengan mereka, apalagi AUROT DIUMBAR DIMANA – MANA…!$%#%^&%*
Owabong selesai, semua senang, semua gembira (dapatkan ceritanya di http://irdyogyafamily.wordpress.com
Pukul 22.?? Wib sampai kantor, semua sudah merasa lelah, energi kita telah habis di perjalanan hari ini, satu persatu kita mulai berpamitan, ada beberapa kawan yang sudah turun di perjalanan, Satyo wife, Pak Sunoto,ibu Rah, Pak Prapto ,Mbak Wiwik and Husband (mas. Toni), dan akhirnya dengan perasaan sedih kita saling berpamitan dan mengucapkan maaf (malam yang sedih). Aku, Nay dan istriku menembus gelapnya malam menuju rumah kami tercinta.
Malam semakin larut, sepi, dingin dan membeku. Nay terlelap, istriku tertidur kecapean (tangannnya ampe bengkak), dan aku pun mencoba memejamkan mata, berdoa dan berucap “terima kasih Allah, telah Kau berikan aku hari – hari yang menyenangkan”..z..z..z..z
Komentar Terakhir